“Kebetulan bapak dan ibu saya berada di rombongan bus pariwisata itu. Alhamdulillah keduanya selamat, hanya mengalami sedikit trauma,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima dari keluarganya, kecelakaan diduga dipicu sopir yang mengalami microsleep setelah tetap melanjutkan perjalanan meski sebelumnya sempat hampir mengalami kecelakaan di wilayah Pasuruan.
“Informasi yang saya terima, sopir diduga mengalami microsleep. Sebelumnya bus juga sempat hampir menabrak di Pasuruan, tetapi perjalanan tetap dilanjutkan hingga akhirnya terjadi kecelakaan di Suramadu,” ujarnya.
Karena itu, ia mengimbau para sopir, khususnya pengemudi angkutan umum dan bus pariwisata, agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah lelah atau mengantuk.



