Tiga orang yang meninggal dunia itu, jelasnya, salah satunya bernama Anton yang merupakan kepala keluarga.
“Pada saat tim masuk, melihat Anton masih memegang ‘switcher’ dan kami tidak ingin mengambil risiko sehingga melumpuhkan Anton. Total sementara ada tiga orang yang meninggal dunia,” katanya.
Lidya salah seorang penghuni Rumah Susun Wonocolo, mengaku tidak tahu persis kejadian ledakan tersebut. “Saya kira hanya ledakan elpiji, tapi tidak tahunya ledakan bom,” ujarnya.
Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, dan Wakil Bupati Sidorjo Nur Ahmad Syaifuddin, semalam juga terlihat meninjau lokasi ledakan.



