Menurut Faried, penyebarluasan informasi melalui media sosial penting agar masyarakat dapat memperoleh informasi terkait pelatihan vokasi, pemagangan, sertifikasi kompetensi, hubungan industrial, hingga berbagai layanan ketenagakerjaan lainnya secara lebih mudah.
“Bagi kami di Kemnaker, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi, tetapi juga sebagai pintu masuk masyarakat untuk memperoleh informasi l ayanan, menyampaikan pertanyaan, dan berinteraksi dengan pemerintah secara langsung,” ujarnya.
Faried mengapresiasi seluruh jajaran Biro Humas Kemnaker yang selama ini konsisten mengelola dan menyajikan informasi ketenagakerjaan kepada masyarakat melalui berbagai platform media sosial.












