Masih menurut Mudjiono bahwa ada 13 warga yang terdampak karena proyek tersebut diantaranya rumah ambrol (longsor), miring dan retak. Yang paling parah rumah milik Yani dan Salim ambrol dan miring.
“Infonya dari dari PU suruh mendata dulu, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan sampai sekarang, dari bulan Februai kemarin,” jelasnya.
Masih menurut Mudjiono, bahwa dirinya telah melaporkan kepada pihak Dinas dan mengirim surat ke Wali Kota.
“Kita sudah lapor ke dinas dan mengirim surat ke Wali Kota namun hingga kini belum ada tanggapan,” pungkasnya.










