“Idul Adha bukan hanya soal ibadah ritual, tetapi bagaimana nilai pengorbanan dan kepedulian sosial itu benar-benar dirasakan masyarakat. PKB ingin hadir membawa manfaat dan kebahagiaan untuk warga,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, pembagian kurban dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat desa agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas, terutama warga yang membutuhkan.
“PKB lahir dari tradisi gotong royong dan nilai-nilai pesantren. Karena itu kami ingin memastikan semangat berbagi ini terus hidup dan menjadi budaya perjuangan partai,” katanya.












