Ratusan hewan kurban tersebut selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat, pondok pesantren, dan yayasan sosial yang telah mengajukan permohonan sebelumnya. Menurut Blegur, pola distribusi dilakukan melalui lembaga sosial agar pembagian daging kurban lebih merata dan tepat sasaran.
“Seperti tahun-tahun lalu, nantinya dibagikan kepada yayasan-yayasan yang memang membutuhkan. Yayasan tersebut sudah mendaftar sejak lima hari sebelumnya. Hari ini kita sembelih, kita kemas, kemudian siang nanti didistribusikan kepada 75 lembaga yayasan,” tuturnya.
Ia menambahkan, momentum Iduladha menjadi sarana untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Makna kurban ini bagaimana kita mengikuti apa yang dilakukan Nabi Ibrahim, yakni berkurban untuk kepentingan yang lebih besar dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya. (caa)












