“Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu terkait pengelolaan pangan keluarga sekaligus perlindungan konsumen. Kami berharap kolaborasi seperti ini akan semakin sering dilakukan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat, terutama bagi ibu-ibu PKK dalam meningkatkan literasi keuangan, pengelolaan konsumsi rumah tangga, serta menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal,” ungkapnya.
Selain edukasi mengenai pengelolaan konsumsi rumah tangga yang bijak, pemanfaatan produk pangan lokal, serta perlindungan konsumen di era digital, kegiatan juga diramaikan dengan lomba mengolah ikan tongkol menggunakan bawang putih lokal.
Peserta juga mendapatkan demonstrasi pengolahan pangan lokal dari Chef Muto. Chef nasional asal Desa Tuwel, Kecamatan Bojong tersebut menginspirasi peserta dengan menghadirkan sajian berbahan pangan lokal yang menarik, bernilai tambah, dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mencintai rupiah, mendukung produk lokal, serta menerapkan pola konsumsi yang sehat dan cerdas demi mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga dan daerah.












