Cakrawala DaerahCakrawala NewsHeadline

Safari Dakwah Polres Tegal, Penguatan Mental Personel Didorong untuk Jaga Kepercayaan Publik

×

Safari Dakwah Polres Tegal, Penguatan Mental Personel Didorong untuk Jaga Kepercayaan Publik

Sebarkan artikel ini
Safari Dakwah polres tegal
Safari Dakwah polres tegal

Kegiatan menghadirkan Ustadz H. Abdurrahman Al Banjari dan diikuti Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, Wakapolres Kompol M. Iskandarsyah, pejabat utama, hingga anggota Polres dan Polsek jajaran.

Dalam tausiyahnya, Abdurrahman menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan tugas kepolisian. Ia mengingatkan bahwa profesi Polri bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah yang memiliki nilai ibadah. “Jika niatnya benar, maka setiap langkah dalam bertugas, termasuk saat berpatroli, akan bernilai pahala,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya rasa syukur sebagai benteng moral agar personel terhindar dari penyalahgunaan wewenang. Menurutnya, ketenangan batin menjadi kunci menjaga profesionalitas di tengah tekanan tugas.

Tema ukhuwah Islamiyah turut ditekankan sebagai fondasi soliditas internal. Hubungan yang harmonis antaranggota dinilai berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Ketika hubungan internal kuat dan hubungan dengan masyarakat terjaga, maka kepercayaan publik terhadap Polri akan semakin meningkat,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa setiap jabatan membawa tanggung jawab tidak hanya secara hukum, tetapi juga secara moral dan spiritual. Penguatan ibadah seperti salat dan zikir disebut menjadi penopang stabilitas mental personel.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter anggota. Ia menilai penguatan nilai keimanan penting untuk membentuk personel yang profesional sekaligus berintegritas. “Kami berharap seluruh personel semakin memperkuat kebersamaan, meningkatkan keimanan, dan mampu menerapkannya dalam tugas sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Polres Tegal menempatkan pembinaan rohani sebagai strategi jangka panjang untuk membangun polisi yang humanis, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *