Cakrawala JatimCakrawala NewsCakrawala SurabayaHeadline

Tak Main-main! Surabaya Gembleng Ribuan Atlet Pertahankan Dominasi Porprov Jatim

×

Tak Main-main! Surabaya Gembleng Ribuan Atlet Pertahankan Dominasi Porprov Jatim

Sebarkan artikel ini
piala wali kota surabaya 2026 jadi ajang talent scouting atlet
piala wali kota surabaya 2026 jadi ajang talent scouting atlet

Ia menekankan bahwa peningkatan cabor yang dipertandingkan menunjukkan keseriusan Surabaya dalam mempersiapkan atlet, baik dari sisi fisik, mental, maupun pengalaman bertanding. Target perolehan 250 medali emas pada Porprov Jatim 2027 pun dinilai membutuhkan persiapan matang. “250 bukan jumlah yang kecil, tapi memang perlu diraih dengan persiapan yang matang,” tegasnya.

Indri optimistis hasil dari Piala Wali Kota 2026 dapat menjadi proyeksi pengisian skuad utama kontingen Surabaya di Porprov Jatim 2027. Ia menyebut Surabaya selama ini konsisten menjadi juara umum dan menjadi tulang punggung Jawa Timur dalam berbagai ajang nasional. “Kami tetap optimis karena dalam beberapa kali Porprov, Surabaya terbukti menjadi juara umum,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Surabaya, Arderio Hukom, menilai kualitas atlet yang berlaga dalam Piala Wali Kota 2026 telah memenuhi ekspektasi. “Kami melihat bahwa atlet-atlet yang bertanding di Piala Wali Kota yang sudah berjalan, ini ekspektasinya sesuai yang kami harapkan, dari segi jumlah maupun bakat,” ujar Arderio.

Arderio menuturkan bahwa banyaknya kompetisi menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berbakat di Surabaya. Menurutnya, setiap cabor memiliki potensi dan keunggulan masing-masing, bahkan beberapa di antaranya mampu menarik peserta hingga ribuan atlet. “Semua cabor itu memiliki keistimewaan masing-masing,” katanya.

Terkait target Porprov Jatim 2027, Arderio menegaskan bahwa KONI Surabaya telah menyiapkan proses seleksi atlet melalui berbagai kompetisi. Atlet peraih medali menjadi prioritas untuk mengikuti pemusatan latihan cabang (Puslatcab). “Atlet-atlet yang mendapat medali kemarin itu kita menjadikan sebagai prioritas untuk mengikuti Puslatcab,” ujarnya.

Selain Piala Wali Kota, KONI Surabaya juga memanfaatkan kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional sebagai bagian dari proses seleksi untuk memastikan komposisi skuad terbaik bagi kontingen Surabaya. “Kita juga punya kompetisi selain Piala Wali Kota, ada Kejurprov, Kejurnas dan yang lainnya. Jadi itu salah satunya sebagai sarana,” pungkas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *