Pihak kepolisian dan instansi terkait melakukan upaya rekayasa lalu lintas, termasuk pengalihan arus di beberapa titik strategis pada Kota Surabaya, guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama aksi berlangsung. Khususnya para pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut agar dihimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan mencari alternatif rute jalan guna menghindari kemacetan.
Selain itu, pengaturan lalu lintas juga bertujuan untuk memastikan keamanan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun pengguna jalan lainnya. Kehadiran petugas polisi di lapangan diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan dan menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga artikel ini dibuat hasil dari unjuk rasa belum menunjukkan hasil yang diharapkan, Laporan di lapangan masa aksi di depan gedung DPRD sudah melakukan pembubaran diri sejak jam 1 siang dan titik kemacetan hanya berada di depan kantor DPRD provinsi Jawa timur Kota Surabaya.












