Humas DOBRAK, David Walalangi, menegaskan bahwa aksi ini akan berlangsung secara damai dan tertib. Namun, ia tidak menampik bahwa mobilisasi massa dalam jumlah besar tetap memiliki dampak terhadap kondisi lalu lintas di lapangan.
“Pada Selasa, 28 April 2026, kami akan melakukan aksi damai mulai pukul 08.00 WIB di CITO Jalan Ahmad Yani,” ujar David.
Sejumlah titik yang berpotensi terdampak antara lain kawasan Bundaran Waru, Jalan Ahmad Yani, hingga koridor menuju pusat kota Surabaya, termasuk akses menuju Jalan Indrapura. Pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur tersebut, diimbau untuk mengatur waktu perjalanan atau mencari alternatif rute guna menghindari kemacetan.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait diperkirakan akan melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk pengalihan arus di beberapa titik strategis, guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama aksi berlangsung.












