Langkah ini menjadi bagian dari strategi terpadu Pemkot Surabaya dalam mengatasi kemacetan di Jalan Stasiun Wonokromo yang selama ini dipicu oleh tingginya volume kendaraan dari arah Jagir dan kawasan sekitar Hotel Novotel, serta aktivitas di sekitar perlintasan rel.
Selain itu, penataan kawasan juga dilakukan untuk mendukung efektivitas rekayasa lalu lintas, termasuk pengendalian parkir dan relokasi aktivitas yang berpotensi mengganggu kelancaran arus kendaraan.
Dengan pendekatan berbasis koordinasi dan manajemen lalu lintas ini, Pemkot Surabaya menargetkan penurunan signifikan tingkat kemacetan di salah satu titik padat kota tersebut.












