Cakrawala InsightCakrawala SurabayaHeadline

Seni Tradisi Surabaya Tetap Hidup, Ludruk dan Reog Terus Berkembang

×

Seni Tradisi Surabaya Tetap Hidup, Ludruk dan Reog Terus Berkembang

Sebarkan artikel ini
seni tradisi surabaya tetap hidup ludruk dan reog terus berkembang
seni tradisi surabaya tetap hidup ludruk dan reog terus berkembang

Selain itu, Robert juga menilai rencana transformasi Dewan Kesenian menjadi Dewan Kebudayaan Surabaya sebagai langkah positif. Menurutnya, perubahan ini akan memperluas cakupan perhatian terhadap berbagai sektor budaya. “Bagus juga sebenarnya. Karena cakupannya akan lebih luas,” kata Robert yang telah menggeluti bidang kesenian sejak 25 tahun silam.

Robert melihat perkembangan ludruk di Kota Pahlawan menunjukkan tren peningkatan. Hal ini ditandai dengan bertambahnya kelompok-kelompok ludruk setiap tahun. Karenanya, ia berharap keberadaan Dewan Kebudayaan nanti dapat lebih dekat dalam memperhatikan kelompok seni tradisi.

“Dari tahun ke tahun itu menambah kelompok-kelompok ludruk. Dengan adanya bidang (dewan) kebudayaan ini, kita harapkan bisa memperhatikan secara lebih dekat lagi kelompok-kelompok kesenian, khususnya seni tradisi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Unit-Unit Reog Kota Surabaya (Purbaya), Budi Sutrisno, menyatakan dukungannya terhadap rencana transformasi kelembagaan tersebut. Menurutnya, langkah itu akan berdampak positif bagi kemajuan kesenian, termasuk reog.

“Kalau memang ini untuk kemajuan kesenian reog dan kesenian yang lainnya, kami dari kesenian reog sangat setuju,” ujar Mas Tris, sapaan lekatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *