“Semua harus sekolah, nggak bisa kalau nggak sekolah. Saya tidak ingin anak turunan kita kembali dijajah,” tegasnya.
Dengan adanya keinginan mencapai hidup yang sejahtera, Wali Kota Risma berharap agar perempuan Fatayat NU mau berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan hidupnya dan membangun ekonomi kota atau negara yang tangguh.
“Mari bersama-sama kita berjuang melawan kemiskinan dan kebodohan dengan mendongkrak ekonomi masyarakat yang ada di bawah sehingga roda perekonomian di Surabaya terus bergerak naik,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Risma kembali mengingkatkan kepada seluruh perempuan Fatayat NU agar mampu mewujudkan rukun islam yaitu zakat dan berbagi.
Artinya, dirinya menginginkan agar warga lebih peduli dan memunculkan rasa saling tolong menolong antar sesama, utamanya mereka yang tidak bisa mengakses apapun.
“Minimal sedekah kalau tidak bisa memberikan pekerjaan,” tutur wali kota sarat akan prestasi itu.(nafan hadi)












