MADIUN, CAKRAWALANEWS.CO – Petugas Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun, Jawa Timur, melaksanakan kegiatan tera ulang terhadap berbagai alat timbangan milik para pedagang di Pasar Sleko Kota Madiun guna menjamin seluruh transaksi jual beli berlangsung aman dan sesuai dengan satuan baku.
Penera Ahli Pertama Disdag Kota Madiun Ela Yuliana menjelaskan di Madiun pada hari Kamis, 9 April 2026, bahwa tera ulang merupakan proses penting untuk memastikan alat ukur tetap sesuai standar teknis dan tidak menimbulkan selisih dalam transaksi.
“Jadi kegiatan tera ulang ini merupakan pengecekan secara berkala terhadap alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya atau UTTP agar tetap akurat dan sesuai syarat teknis yang berlaku, sehingga tidak merugikan pembeli maupun penjual,” ujar Ela.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sekitar 80 alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapan yang diperiksa secara mendalam.
Pemeriksaan tersebut mencakup berbagai jenis alat, mulai dari timbangan manual hingga timbangan digital yang digunakan oleh para pedagang dalam aktivitas sehari-hari.
Ela Yuliana menyebutkan bahwa layanan tera ulang tersebut diberikan secara gratis kepada pedagang agar tidak membebani pelaku usaha.
Disdag setempat menargetkan sebanyak 7.000 UTTP di seluruh wilayah Kota Madiun dapat ditera sepanjang tahun 2026 ini.
Berdasarkan data yang ada, realisasi program tersebut pada awal tahun ini baru mencapai kisaran 3 persen dari total target yang ditetapkan.
Ela Yuliana menambahkan bahwa setiap alat ukur memiliki kewajiban untuk menjalani tera ulang minimal satu kali dalam setahun.
Pelaksanaannya sendiri dilakukan secara berkala dan bergilir, baik dengan mendatangi pasar-pasar maupun dilakukan di tingkat kelurahan.
Masyarakat yang belum sempat mengikuti jadwal yang telah ditentukan juga memiliki pilihan untuk melakukan tera ulang secara langsung di Kantor Disdag.
“Kegiatan ini juga bagian dari perlindungan kepada konsumen sekaligus pedagang,” katanya.
Petugas Disdag berharap jumlah pedagang yang rutin melakukan kalibrasi atau tera ulang semakin meningkat di tiap tahun sehingga mampu mewujudkan hasil transaksi yang akurat dan memberi kepuasan kepada konsumen.(wa/ar)












