Hasil monitoring di lapangan juga menunjukkan bahwa kenaikan harga plastik memang sudah mulai terjadi di tingkat pasar dan toko.
“Kalau kemarin ke beberapa toko memang ada kenaikan harga. Jadi teman-teman di lapangan juga secara rutin melakukan monitoring harga di pasar,” ungkapnya.
Untuk menekan harga di tingkat pelaku usaha, Pemkot Surabaya juga menjalin komunikasi dengan distributor agar rantai pasok lebih pendek dan harga lebih kompetitif.
“Kita komunikasi dengan distributor, kemudian kita hubungkan dengan para pedagang atau UMKM kita. Jadi lebih memutus rantai pasoknya supaya gak terlalu panjang,” katanya.
Ke depan, Pemkot memastikan pendampingan akan terus dilakukan agar UMKM tetap mampu bertahan dan menjaga stabilitas harga di tengah tekanan biaya produksi.
“Kita berusaha terus mendampingi, terutama di UMKM, supaya tetap bisa jalan, produksi bisa terus, harga juga tidak naik, supaya daya beli masyarakat juga tidak menurun. Kemudian pendapatan mereka juga tetap stabil,” pungkasnya












