Pada set keempat, perlawanan Samator sempat terlihat hingga skor imbang 8-8. Namun setelah itu, LavAni melesat jauh. Permainan solid dan minim kesalahan membuat jarak poin kian lebar, sebelum akhirnya laga ditutup dengan kemenangan 25-13.

Sentuhan pelatih David Lee terbukti krusial, terutama saat mengubah pendekatan permainan usai set pertama. Instruksi untuk tampil lebih menekan menjadi titik balik kebangkitan tim.
Asisten pelatih Erwin Rusni mengakui timnya sempat mengalami kendala di awal laga, namun mampu bangkit dengan baik.
“Set pertama kami kalah, tapi dengan kemampuan tim yang ada, kami bisa bangkit dan mengambil kemenangan hari ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa persaingan belum selesai. LavAni masih menganggap Jakarta Bhayangkara Presisi sebagai lawan terberat di babak final four.
Dari sisi tribun, dukungan terlihat solid. Selain SBY dan sejumlah pengurus DPP Demokrat, tampak Ketua DPD Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak, Plt Sekretaris DPD Jatim Mugianto dan Bendahara DPD Demokrat Jatim dr Agung Mulyono.



