“Kota Surabaya menjadi pilot project nasional dalam pelaksanaan sistem ini. Kedepan kami akan mengembangkan sistem untuk penerimaan pajak lainnya. Selain itu, dengan adanya kemudahan ini, juga mendukung Kota Surabaya menjadi icon smart city di Indonesia,” tegas Aryanto.
Merespon harapan tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Surabaya, Nurwiyatno memberikan apresiasi tinggi kepada segala pihak. Dengan cara seperti itu, diyakini bahwa masyarakat Kota Surabaya bisa melaksanakan kewajiban membayar pajak di semua tempat tanpa adanya batasan waktu. “Dengan cara ini, kami (Pemkot Surabaya) berupaya mengubah stigma bahwa untuk bayar pajak ke negara, tak perlu lagi susah, antri, bahkan uyel-uyelan,” tegas Pj wali kota.
Setelah dilakukan Penandatangan PKS yang diwakili Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan (DPPK) Kota Surabaya Yusron Sumartono dengan CEO BNI Surabaya Aryanto Purwadi, yang disaksikan Pj wali kota. Rombongan langsung mencoba pembayaran pajak di ATM BNI yang terdapat di mobil kas keliling BNI yang sebelumnya telah terparkir di halaman Taman Surya. Pj wali kota dengan ditemani CEO Bank BNI langsung mencoba sendiri melakukan pembayaran dan menunjukan hasilnya kepada para tamu undangan di lokasi.












