Banyuwangi, Cakrawalanews.co – Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Jawa Timur, Mujiono meminta pemudik memanfaatkan Work Form Anywhere (WFA) yang menjadi kebijakan pemerintah untuk menghindari kepadatan arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang.
Mujiono menyampaikan bahwa pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang bisa mengatur waktu perjalanan lebih awal atau memilih waktu di luar periode puncak arus balik Lebaran pada hari Kamis sampai Minggu tanggal 26-29 Maret 2026.
Wabup Mujiono juga meminta pemudik terus memantau informasi agar tidak terjadi kepadatan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Apalagi menurut Mujiono, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan WFA yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi alternatif dalam memilih waktu perjalanan.
Aktivitas arus balik pada hari Selasa tanggal 24 Maret 2026 di Pelabuhan Ketapang mulai mengalami peningkatan dan terpantau kawasan pelabuhan mulai dipadati pemudik yang akan menyeberang ke Gilimanuk, terutama pengguna kendaraan roda dua.
Sementara General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang Arief Eko menyatakan kesiapan operasional di lapangan berjalan optimal.
Arief Eko memastikan kesiapan operasional berjalan maksimal, mulai dari pengaturan arus kendaraan di buffer zone hingga percepatan layanan bongkar muat kapal, sehingga pengguna jasa tetap terlayani dengan baik meskipun terjadi peningkatan trafik.
Arief Eko menyampaikan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder serta memastikan kesiapan buffer zone dan skema darurat berjalan optimal.
Harapannya, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi dinamika di lapangan, penyeberangan Ketapang-Gilimanuk tetap terjaga lancar, aman dan terkendali.
Data Posko Angkutan Lebaran Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, pada hari Senin tanggal 23 Maret 2026 atau H+2 Lebaran 2026 jumlah penumpang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk mencapai 38.212 orang atau naik 0,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 37.943 orang dengan jumlah pelayaran sebanyak 177 trip.
Sedangkan realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang tercatat sebanyak 6.534 unit atau naik 34,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 4.870 unit.
Kendaraan roda empat mencapai 4.290 unit atau turun 12,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.927 unit, lalu kendaraan truk sebanyak 464 unit atau naik 30 persen.
Sementara total kendaraan bus yang menyeberang mencapai 283 unit atau naik 9,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 313 unit.
Total seluruh kendaraan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk tercatat 11.571 unit atau naik 10,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 10.467 unit.
Dari pantauan pada H+3 Lebaran 2026 atau hari Selasa tanggal 24 Maret 2026 malam, arus balik di Pelabuhan Ketapang terpantau ramai lancar dan pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali didominasi kendaraan roda dua serta diikuti mobil pribadi.(wan/an)



