Surabaya, Cakrawalanews.co – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling di jalan raya saat malam Idulfitri 1447 Hijriah guna menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas selama Operasi Ketupat Semeru 2026.
Malam Idulfitri identik dengan kegiatan takbir, namun Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Iwan Saktiadi mengimbau agar tidak dilaksanakan secara berkeliling dan cukup di tempat masing-masing seperti di masjid atau musala, sebagaimana disampaikannya di Surabaya pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Menurut Iwan Saktiadi, takbir keliling dengan menggunakan kendaraan, khususnya kendaraan terbuka, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas hingga gesekan antarkelompok masyarakat.
Iwan Saktiadi berujar bahwa jika dilaksanakan di jalan dengan kendaraan terbuka, hal ini rawan kecelakaan dan juga berpotensi menimbulkan gesekan yang bisa berujung konflik.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Jatim menyiapkan pengamanan melalui pergelaran personel di berbagai titik strategis, termasuk mengoperasionalkan 168 pos pengamanan, 42 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu.
Selain itu, pihak kepolisian mencatat adanya peningkatan arus mudik menuju Jawa Timur berdasarkan data dari sejumlah gerbang tol, dengan kenaikan volume kendaraan sekitar 10 persen.
Secara keseluruhan memang ada peningkatan sekitar 10 persen yang terutama terlihat dari indikator gerbang tol dan kepadatan di rest area, menurut keterangan Iwan Saktiadi.
Meski terjadi peningkatan, kondisi lalu lintas di Jawa Timur masih relatif terkendali dengan kepadatan dan perlambatan di sejumlah titik, namun belum menimbulkan kemacetan signifikan.
Iwan Saktiadi menambahkan bahwa pihaknya juga memberikan layanan kesehatan mobile gratis bagi pemudik di sejumlah titik penyangga sekitar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026 guna mendukung mudik aman.
Layanan ini gratis dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, demi mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia, kata Kombes Iwan.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan imbauan dan penyuluhan terkait keselamatan dan ketertiban selama perjalanan mudik.(wan/an)



