Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara langsung melepas keberangkatan 4.000 pemudik menuju 20 kota/kabupaten di seluruh Jatim.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebahagiaan, mempererat tali kekeluargaan, serta membawa keberkahan bagi panjenengan semua,” ucapnya.
Bagi Khofifah, program ini bukan sekadar soal “gratis di ongkos”. Namun, lebih dari itu, ada misi besar di baliknya keselamatan dan penghematan.
“Dua indikator utama program ini adalah keselamatan dan ekonomi. Kita ingin menekan angka kecelakaan sekaligus meringankan beban biaya transportasi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” tandasnya.
Dengan semangat kolaborasi seperti ini, mudik bukan hanya soal perjalanan pulang, tapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian yang dirasakan sejak langkah pertama menuju kampung halaman.












