Berita UtamaCakrawala DaerahCakrawala JatimPeristiwa

Pemkab Bojonegoro Pastikan Stok Elpiji Aman Jelang Idul Fitri

×

Pemkab Bojonegoro Pastikan Stok Elpiji Aman Jelang Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah,ngecek SPBE
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah,ngecek SPBE

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, mengatakan bahwa langkah pengecekan ke SPBE dan pangkalan yang dilakukan bersama pihak kepolisian tersebut merupakan respons atas kelangkaan elpiji yang sempat terjadi di wilayah setempat.

“Pengawasan akan terus dilakukan dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan distribusi elpiji tetap lancar di Bojonegoro menjelang Lebaran,” katanya.

Pengecekan tersebut dilakukan di SPBE Swarna Bina di Desa Plesungan, Kecamatan Kapas dan SPBE PT Kurniawan Mekar Agung Abadi di Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, serta empat pangkalan elpiji yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Pengecekan yang dilakukan Pemkab bersama Polres Bojonegoro tersebut bertujuan untuk memastikan distribusi elpiji berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

Kanit II Satreskrim Polres Bojonegoro, IPDA A. Zaenan Na’im, menjelaskan bahwa kelangkaan elpiji tiga kilogram dipicu meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam pengecekan bersama itu, petugas menemukan ada pangkalan di Desa Kapas yang menjual elpiji tiga kilogram seharga Rp20 ribu sampai Rp25 ribu, atau di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp18 ribu.

“Pihak pangkalan elpiji akan dilaporkan oleh Pertamina ke agen untuk dilakukan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU), sedangkan kepolisian juga mendalami dan pemeriksaan terhadap pangkalan tersebut,” terangnya.

Ditambahkan Na’im, pada hari Selasa, 17 Maret 2026, saat pengecekan SPBE PT Kurniawan Mekar Agung Abadi, proses distribusi elpiji di wilayah tersebut mengalami keterlambatan karena cuaca dan jarak distribusi yang cukup jauh.

Sebagai langkah penanganan, disepakati penambahan armada distribusi serta peningkatan jam operasional pelayanan, termasuk tetap melakukan operasional saat Hari Raya Idul Fitri untuk memastikan pasokan tetap aman dan merata.

“Masyarakat tetap tenang, tidak melakukan pembelian berlebihan dan menggunakan elpiji tiga kilogram sesuai peruntukannya, serta aktif melaporkan apabila menemukan indikasi penimbunan atau penyimpangan distribusi di lapangan,” katanya.(wan/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *