“Jumlah ini lebih besar dari pemesanan di kuartal I-2017 yang hanya 11 persen,” kata Veranika.
Dia mengklaim, setelah soft launching fitur tiket pesawat terjadi lonjakan peningkatan pemesanan hotel sebesar 63 persen di kuartal I-2018, meningkat dibandingkan kuartal I-2017. Dari pemesanan tersebut, sebagian besar orang memilih berlibur di dalam negeri, termasuk untuk libur Idul Fitri.
“Selain itu, terjadi juga peningkatan pemesanan hotel sebesar 18 persen dari kuartal IV 2017 ke kuartal I 2018 di destinasi-destinasi yang sedang naik daun,” pungkasnya.











