Berita UtamaCakrawala DaerahCakrawala JatimPeristiwa

Pemprov Jatim Revitalisasi 60 Sekolah untuk Wujudkan Madura Maju dan Unggul

×

Pemprov Jatim Revitalisasi 60 Sekolah untuk Wujudkan Madura Maju dan Unggul

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jatim Khofifah
Gubernur Jatim Khofifah

Cakrawalanews.co-Provinsi Jawa Timur melakukan langkah besar dalam dunia pendidikan dengan merevitalisasi sebanyak 60 sekolah di Pulau Madura sebagai bagian dari program “Mama Mau Naik Kelas” atau Madura Maju, Madura Unggul yang dicanangkan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Bupati Sampang Slamet Junaidi menjelaskan pada Senin, 9 Maret 2026, bahwa dari total sekolah yang direvitalisasi tersebut, terdapat 7 SMA, 5 SMK, dan 3 SLB yang berlokasi di Kabupaten Sampang. Program ini menjadi strategi percepatan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta kualitas sumber daya manusia di wilayah Madura agar memiliki daya saing yang lebih kuat.

Menurut Bupati Slamet Junaidi, Gubernur Khofifah memandang kemajuan daerah tidak hanya dilihat dari penurunan angka kemiskinan atau pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari mutu pendidikan yang kompetitif.

Beliau menyampaikan bahwa “Program ini bukan juga untuk mengukur maju atau tidak maju, namun ada kemajuan yang diukur oleh dunia Mama Mau Naik Kelas, Madura maju Madura unggul berarti punya keunggulan kompetitif dan komparatif.” Selain perbaikan fisik, program ini dirancang untuk memperkuat literasi dan meningkatkan jumlah lulusan SMA/SMK asal Madura yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui berbagai pendampingan intensif seperti try out dan penguatan materi UTBK.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa sendiri telah meresmikan pencanangan program ini beserta rehabilitasi sarana prasarana di empat kabupaten di Madura pada 5 Maret 2026.

Revitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para siswa dan guru. Sebagai bentuk motivasi, Pemprov Jatim bahkan menjanjikan penghargaan berupa tambahan revitalisasi infrastruktur bagi sekolah yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah kelulusan siswa ke jalur perguruan tinggi.

Khofifah menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten sangat krusial dalam mentransformasi kualitas SDM di Madura.

Ia menegaskan pentingnya fasilitas yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar dengan menyatakan bahwa “Peningkatan mutu pendidikan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan, para siswa dan guru merasa nyaman dalam proses transfer ilmu, maksimal dan optimal didukung dengan fasilitas penunjang yang komprehensif.” Melalui kerja keras yang terintegrasi ini, diharapkan ekosistem pendidikan di Madura dapat berkembang secara berkelanjutan.( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *