Gerakan Bersih Sungai
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan kegiatan kerja bakti di sepanjang Sungai Kalimas merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya kebersihan di Kota Pahlawan.
Menurutnya, kegiatan tersebut diikuti 5.316 peserta yang tersebar di delapan titik lokasi, mulai dari kawasan Monumen Kapal Selam hingga Kampung Gemblongan. Selain itu, 1.953 peserta mengikuti apel dan kerja bakti di lokasi utama.
Secara keseluruhan, jumlah partisipan yang terlibat mencapai 7.269 orang.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat budaya kebersihan dan kepedulian terhadap lingkungan,” kata Eri.
Ia menambahkan, ke depan Pemerintah Kota Surabaya juga akan menggelar kerja bakti secara rutin setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan kota secara berkelanjutan.
“Kami ingin gerakan ini terus dilakukan di lingkungan pemerintahan, kawasan permukiman, ruang publik, hingga sektor usaha dan pendidikan,” ujarnya.
Eri menegaskan bahwa menjaga kebersihan kota tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat.
“Jika ada yang masih membuang sampah sembarangan tentu akan ada sanksi sosial. Harapannya, ke depan tidak ada lagi warga yang membuang sampah di sembarang tempat,” pungkasnya.












