Pemerintah Kota Madiun resmi mengintegrasikan layanan perubahan status pernikahan dengan administrasi kependudukan melalui aplikasi “Si Samawa” atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Madiun, Agus Triono, pada Rabu, 25 Februari 2026, menjelaskan bahwa aplikasi ini hadir sebagai solusi digital bagi warga Kota Madiun yang baru saja melangsungkan pernikahan di KUA agar perubahan status pada basis data kependudukan dapat berjalan secara otomatis.
“Begitu pernikahan tercatat di KUA, status pada Kartu Keluarga (KK) dan KTP elektronik warga akan langsung berubah menjadi ‘kawin tercatat’ di database Dukcapil. Untuk saat ini, inovasi difokuskan pada pembaruan database pusat. Warga tidak perlu lagi melakukan pelaporan manual ke kantor Dukcapil hanya untuk mengubah status perkawinan mereka,” ujar Agus.
Menurutnya, kolaborasi dengan Kemenag ini bertujuan mempercepat pelayanan dan memastikan data terintegrasi sehingga masyarakat tidak menunda pengurusan dokumen. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memangkas birokrasi, seraya menambahkan, “Harapan besar kami adalah memangkas birokrasi dan yang terpenting, kami tegaskan kembali bahwa seluruh layanan di Dukcapil Kota Madiun adalah gratis alias tidak dipungut biaya.”
Sebagai langkah persiapan, Disdukcapil bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah menyiapkan sistem tersebut untuk dilanjutkan dengan bimbingan teknis bagi para petugas.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Madiun, M. Zainut Tamam, menyampaikan bahwa melalui kolaborasi ini, pasangan pengantin tidak hanya memperoleh buku nikah, tetapi juga langsung mendapatkan perubahan status pada KK dan KTP elektronik secara bersamaan tanpa harus mengurusnya secara terpisah seperti sebelumnya.
Zainut Tamam juga menekankan pentingnya peran mudin di tingkat kelurahan dalam membantu proses pemberkasan karena dokumen pernikahan dan administrasi kependudukan saling berkaitan erat.
“Diharapkan layanan melalui aplikasi Si Samawa tersebut nantinya juga semakin mendorong efisiensi sekaligus tertib administrasi masyarakat di Kota Madiun,” ujarnya menutup penjelasan mengenai inovasi yang membawa Kota Madiun selangkah lebih maju dalam tata kelola pemerintahan yang responsif. ( wa/ar)












