Dengan temuan kasus leptospirosis selama 2 tahun terakhir di Kota Probolinggo, membuat Dinkes mengambil sejumlah langkah. Yakni melakukan pemeriksaan di lingkungan warga yang meninggal karena kencing tikus, jaraknya 10 sampai 15 rumah.
Kemudian mengambil sampel tikus di sekitar lokasi warga meninggal karena penyakit kencing tikus itu. Setidaknya ada 11 tikus yang dibawa untuk dites.
“Namun, kita masih belum tahu hasilnya. Selain itu kami juga menggali informasi warga lain yang sakit dengan gejala yang sama. Serta juga menyemprot desinfektan di sekitar rumah korban,” tandasnya.(wan)












