Cakrawala DaerahCakrawala News

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Perkuat Pembangunan Desa dalam TMMD ke-127 di Kediri

×

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Perkuat Pembangunan Desa dalam TMMD ke-127 di Kediri

Sebarkan artikel ini
TMMD Kodim 0809 Kediri.jpg
TMMD Kodim 0809 Kediri.jpg

Cakrawalanews.co-  Kodim 0809/Kediri menegaskan bahwa pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di wilayahnya menjadi cerminan nyata dari upaya menyatukan seluruh elemen masyarakat. Program ini bukan sekadar mengejar target pembangunan fisik, melainkan menjadi ruang pengabdian di mana TNI berbaur langsung dengan warga.

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD Ke-127 Tahun 2026, Lettu Inf Sunarno, menyampaikan bahwa keterlibatan aktif masyarakat adalah kekuatan utama dalam menyukseskan program ini. Semangat gotong royong yang tercipta terbukti mampu meringankan beban pekerjaan sekaligus memperkokoh ikatan sosial di lapangan.

“TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami bekerja bersama, berbaur dengan warga, dan merasakan langsung kehidupan masyarakat. Tidak ada jarak, semuanya menyatu demi kepentingan bersama. Kebersamaan ini tidak bisa dibangun secara instan. TMMD menjadi momentum untuk memperkuat rasa saling percaya antara TNI, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Lettu Inf Sunarno di Kediri, Minggu.

Dampak positif tersebut juga dirasakan langsung oleh Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, mengungkapkan bahwa kehadiran personel TNI di tengah-tengah desa telah membangkitkan kembali budaya gotong royong yang sempat memudar.

“Warga merasa dihargai dan dilibatkan. TNI tidak hanya membangun, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat desa,” kata Dari Purwanto. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus terjaga sebagai fondasi kuat untuk keberlanjutan pembangunan desa di masa depan.

Pelaksanaan TMMD ke-127 di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri ini mencakup berbagai sasaran. Selain pembangunan infrastruktur, tim juga fokus pada kegiatan nonfisik seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan sumur bor untuk lahan pertanian, serta beragam pelatihan mulai dari tata boga hingga keterampilan lainnya.

Tak hanya itu, TNI juga melakukan pendekatan kultural melalui pergelaran seni jaranan dan reog untuk mempererat hubungan emosional dengan warga. Di sektor ketahanan pangan, Satgas TMMD melakukan penanaman jagung di lahan seluas 1,1 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Rimba Makmur. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa secara mandiri.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *