Menurutnya, periode tersebut kerap menjadi masa sensitif karena kebutuhan meningkat dan harga komoditas cenderung naik.
“Menjelang Ramadhan, warga biasanya menghadapi tekanan ekonomi. Karena itu Golkar harus hadir. Bukan hanya dengan kegiatan sosial, tetapi juga dengan kebijakan yang pro-rakyat,” ucapnya.
Fathoni yang merupakan politisi Golkar Jawa Timur ini menambahkan, target peningkatan suara 20 persen yang dicanangkan oleh ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia harus dimaknai sebagai target kerja kolektif. Ia menilai, kerja fraksi di daerah harus semakin solid, disiplin, dan fokus pada pelayanan.
“Kalau rakyat merasakan manfaat, maka kepercayaan akan tumbuh. Dan kalau kepercayaan tumbuh, target politik itu bukan sesuatu yang mustahil,” katanya.
Fraksi Golkar DPRD Surabaya tegasnya, akan terus memperluas ruang perjumpaan dengan masyarakat, memperkuat program dapil, serta menjaga konsistensi komunikasi publik agar Golkar tetap dekat dan selalu menjadi pengabdi masyarakat.
“Ziarah ini adalah simbol bahwa perjuangan politik harus disertai ikhtiar dan niat baik. Kami ingin Golkar Surabaya semakin dekat, semakin hadir, dan semakin bermanfaat,” pungkasnya.












