Cakrawalanews.co-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur resmi memulai rangkaian kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMAN 1 Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan sekolah.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menjelaskan bahwa pada tahun ini program SPAB menyasar lima sekolah yang tersebar di tiga wilayah, yakni Kabupaten Mojokerto, Jombang, dan Tuban. Menurutnya, edukasi ini sangat krusial bagi siswa, guru, hingga staf sekolah agar mereka memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mengenali dan menghadapi potensi bahaya di sekitar mereka.
Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang kerap memicu angin kencang, banjir, hingga tanah longsor di Jawa Timur, Gatot menekankan pentingnya strategi penanganan yang matang. Upaya peningkatan kapasitas dilakukan dengan prinsip mengenali bahaya, mengurangi risiko, dan menyiapkan langkah evakuasi yang tepat.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Jatim, Sumardi, memberikan apresiasi atas kolaborasi BPBD Jatim dan BPBD setempat dalam menekan risiko bencana di sektor pendidikan. Ia berharap ilmu yang didapatkan para siswa selama pelatihan ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi juga disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari pengenalan jenis bencana dan dokumen SPAB, hingga keterampilan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Tak hanya teori, simulasi evakuasi gempa bumi dan praktik pemadaman kebakaran juga dilakukan untuk memberikan pengalaman langsung bagi warga sekolah. Sebagai bentuk dukungan fasilitas, BPBD Jatim turut menyerahkan bantuan berupa rambu jalur evakuasi, penanda titik kumpul, serta buku saku kebencanaan.( wa/ar)











