Cakrawala NasionalCakrawala NewsCakrawala PendidikanHeadlineNasioanal

Kementerian PANRB Kawal Sinkronisasi Tata Kelola Sekolah Terintegrasi

×

Kementerian PANRB Kawal Sinkronisasi Tata Kelola Sekolah Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
RTM Pembangunan Sekolah Terintegrasi
RTM Pembangunan Sekolah Terintegrasi

Cakrawalanews.co-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan komitmen kementeriannya dalam mengawal tata kelola penyelenggaraan

Sekolah Terintegrasi guna memastikan efektivitas operasional program lintas kementerian dan lembaga. Dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang digelar di Jakarta pada Jumat, Rini menjelaskan bahwa peran Kementerian PANRB mencakup penguatan sumber daya manusia aparatur serta pemetaan tata kelola operasional agar keterhubungan kerja antara pemerintah pusat dan daerah berjalan lebih terarah.

Langkah strategis ini merupakan respons langsung terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penyediaan pendidikan berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh anak di Indonesia.

Upaya penguatan tata kelola ini dianggap krusial agar setiap instansi memiliki pemahaman yang sama mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam ekosistem pendidikan yang terpadu.

Rini optimistis bahwa melalui pola kerja yang konsisten, terukur, dan akuntabel, program Sekolah Terintegrasi akan menjadi fondasi kuat bagi pemerataan akses pendidikan inklusif di tanah air. Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menekankan pentingnya sinergi dan penyamaan persepsi antar-instansi agar penugasan presiden dapat terealisasi secara terkoordinasi mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengingatkan agar implementasi program ini tetap berpijak pada realitas dan kebutuhan nyata masyarakat sehingga tepat sasaran. Sekolah Terintegrasi sendiri dirancang sebagai satuan pendidikan yang menggabungkan aspek akademik dengan pengembangan karakter serta kompetensi global.

Fokus utamanya adalah mencetak lulusan yang unggul melalui penguatan delapan karakter utama, termasuk keimanan, berpikir kritis, kreativitas, hingga kemandirian, demi menciptakan generasi yang mampu bersaing di kancah internasional.( wa/al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *