Cakrawalanews.co-Akses utama yang menghubungkan Desa Patemon dan Desa Wringinanom di Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, lumpuh total setelah diterjang banjir bandang pada Rabu malam lalu.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan bahwa sekitar 1.500 warga kini dalam kondisi terisolasi karena jembatan penghubung kedua desa tersebut terputus sepenuhnya. Saat meninjau lokasi pada Sabtu kemarin, Bupati Rio menegaskan bahwa kondisi di lapangan sangat memprihatinkan dan memerlukan penanganan cepat karena warga benar-benar kehilangan akses mobilitas.
Terputusnya jembatan ini menghambat distribusi bantuan dan layanan dasar ke wilayah terdampak. Meski menghadapi kendala medan yang berat, pemerintah daerah memastikan penyaluran logistik berupa sembako tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga dalam jangka pendek.
Bupati Rio bahkan harus menyusuri alur sungai untuk mencapai lokasi karena badan jalan telah hancur dan tidak lagi bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Untuk langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Situbondo berencana menganggarkan perbaikan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk pembangunan kembali jembatan dan jalan yang rusak.
Bupati Rio menyatakan akan segera berkoordinasi dan memohon bantuan kepada pemerintah provinsi maupun pusat agar pemulihan akses bisa dipercepat.
Menurutnya, pemulihan ini merupakan kebutuhan mendesak guna menormalkan kembali aktivitas ekonomi dan sosial warga serta mencegah krisis kemanusiaan yang lebih dalam.( wa/al)












