Wacana kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan kepolisian seharusnya dibaca sebagai momentum untuk keluar dari pola lama yang reaktif.
Namun, publik tentu menunggu lebih dari sekadar niat baik. Tanpa payung anggaran yang jelas, inovasi akan selalu bergantung pada inisiatif personal dan momentum kasus.
Konten Sponsor
Curanmor bukan hanya tentang kriminalitas. Ia adalah cermin tentang bagaimana negara memilih hadir sebelum atau sesudah kejahatan terjadi. Selama pencegahan masih diperlakukan sebagai urusan tambahan, bukan kebijakan utama, APBD akan terus datang terlambat yakni pada diskursus setelah motor hilang, bukan sebelum dicuri.














