Cakrawalanews.co- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengonfirmasi bahwa proyek besar pembangunan peternakan ayam nasional akan resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking pada 28 Januari 2026.
Pada tahap awal, proyek ini akan membangun 12 pabrik yang didanai oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan total rencana investasi mencapai Rp20 triliun.
Amran menjelaskan bahwa pembangunan pabrik peternakan ayam pedaging dan petelur ini merupakan langkah strategis untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.
Selain itu, proyek ini mencakup pembangunan pabrik pakan dan fasilitas produksi anak ayam umur sehari (day old chick/DOC) sebagai solusi permanen dalam mengatasi fluktuasi harga pangan di pasar.
Langkah ini diambil setelah mencermati lonjakan harga DOC yang sempat menyentuh Rp14 ribu per ekor pada bulan lalu, jauh melampaui harga normal.
Melalui intervensi negara dalam memproduksi pakan dan DOC secara mandiri, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga daging dan telur ayam di masa depan sehingga fluktuasi harga yang memberatkan masyarakat tidak terulang kembali.
Guna memastikan distribusi pangan yang lebih merata, pembangunan pabrik-pabrik tersebut akan difokuskan di wilayah-wilayah yang saat ini masih mengalami kekurangan pasokan. Upaya hilirisasi peternakan yang terintegrasi ini diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah dan kesejahteraan peternak lokal.( wa/ar)













