Berita UtamaCakrawala EkonomiCakrawala WisataPeristiwa

Kemenpar Wajibkan Penerapan Quality Tourism demi Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia

×

Kemenpar Wajibkan Penerapan Quality Tourism demi Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia

Sebarkan artikel ini
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata

Cakrawalanews.co-Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmennya untuk menggeser fokus industri dari sekadar angka kunjungan menjadi kualitas destinasi.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menyatakan bahwa penerapan quality tourism menjadi agenda utama pemerintah tahun ini guna menjamin kenyamanan wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman) di seluruh pelosok tanah air.

Langkah ini diambil di tengah lonjakan signifikan angka pergerakan wisatawan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pergerakan wisnus pada November 2025 mencapai 96,45 juta perjalanan, naik 19,64 persen secara tahunan.

Secara akumulatif, total perjalanan wisnus periode Januari-November 2025 telah menyentuh angka 1,09 miliar, melampaui target nasional sebesar 1,08 miliar perjalanan. Sementara itu, kunjungan wisman juga tumbuh pesat sebesar 10,44 persen dengan total 13,98 juta kunjungan pada periode yang sama.

Made menegaskan bahwa pertumbuhan angka tersebut harus dibarengi dengan standarisasi destinasi yang ketat. Aspek kebersihan, keamanan, dan kualitas pelayanan SDM menjadi syarat mutlak jika Indonesia ingin bersaing secara global.

Pemerintah secara konsisten terus mendorong kampanye pariwisata bersih serta penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di hotel dan restoran sebagai instrumen utama peningkatan kualitas layanan.

Selain memperkuat infrastruktur dan layanan, Kemenpar juga melakukan percepatan diversifikasi destinasi. Melalui penguatan destinasi prioritas, pengembangan wisata regeneratif, serta perluasan desa wisata di luar Pulau Jawa, pemerintah optimistis pariwisata Indonesia tidak hanya akan tumbuh secara kuantitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal sesuai target RPJMN.( ar/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *