Cakrawalanews.co-Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono menekankan pentingnya sinergi antara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan upaya mitigasi pencemaran serta pengendalian limbah makanan atau food waste.
Menurutnya, program strategis Presiden Prabowo ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak bangsa, tetapi juga harus dijalankan tanpa merusak lingkungan melalui penerapan prinsip keberlanjutan.
Dalam kunjungannya ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banyuanyar dan Busukan, Surakarta, Jawa Tengah, Diaz menyerahkan bantuan masing-masing tiga unit komposter untuk memperkuat pengelolaan sampah organik di lokasi tersebut.
Di SPPG Banyuanyar yang melayani lebih dari 3.000 penerima manfaat, ia mengapresiasi sistem pengelolaan limbah cair dan pemanfaatan minyak jelantah yang sudah berjalan secara menyeluruh.
Sebagai bentuk respons cepat terhadap keluhan warga mengenai isu lingkungan, SPPG Banyuanyar kini telah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) modern
Fasilitas tersebut dilengkapi dengan perangkap minyak, kolam resapan, tangki pengolahan aerob dan anaerob, serta sistem filtrasi mekanis menggunakan karbon aktif, batu zeolit, dan pasir silika.
Sementara itu, di SPPG Busukan yang melayani sekitar 3.100 penerima manfaat, Diaz memberikan catatan agar pengelolaan air limbah ditingkatkan secara mandiri, mengingat saat ini fasilitas tersebut masih mengandalkan sistem milik Pemerintah Kota.
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) berkomitmen untuk terus mengawal standarisasi pengelolaan lingkungan di seluruh SPPG guna mewujudkan konsep zero waste dalam setiap program strategis nasional.( wa/at)












