Cakrawala BirokrasiCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Lahan Tuntas, Flyover Taman Pelangi Siap Dibangun untuk Atasi Macet dan Banjir

×

Lahan Tuntas, Flyover Taman Pelangi Siap Dibangun untuk Atasi Macet dan Banjir

Sebarkan artikel ini
Drone Taman Pelangi
Drone Taman Pelangi

“Jadi pada tahun kemarin sebelum pembongkaran, kami sudah berdiskusi dengan kementerian (PU) untuk menentukan desainnya. Bagaimana desainnya sudah kita tentukan, sehingga hari ini adalah proses perencanaan, sekaligus langsung bisa dilakukan pelelangan,” bebernya.

Flyover Taman Pelangi direncanakan memiliki dua hingga dua setengah lajur dengan nilai proyek sekitar Rp350–400 miliar. Proyek ini akan dibangun oleh Kementerian PU dan ditargetkan rampung pada awal 2027.

“Jadi multiyears (tahun jamak), karena selesainya di awal 2027. Hari ini dilakukan perencanaan DED (Detail Engineering Design), setelah itu langsung dilakukan pelelangan dan pekerjaan, sehingga sampai di awal Januari 2027,” jelasnya.

Selain kemacetan, Eri kembali menekankan bahwa kawasan Taman Pelangi merupakan simpul banjir akibat pertemuan sejumlah aliran air.

“Karena di sini (Taman Pelangi) simpulnya macet, dan ini juga simpulnya banjir. Kenapa simpulnya banjir? Karena ini kan (aliran dari) saluran Kebon Agung,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan saluran dan rumah pompa di sejumlah titik wilayah Surabaya selatan agar aliran air tidak lagi menumpuk di kawasan tersebut.

“Sehingga nanti yang arah Avour Wonorejo itu kosong. Sehingga aliran air yang dari Ketintang Baru tidak langsung lewat Ahmad Yani menuju ke Wonorejo, tidak melewati Wonocolo, tapi balik, diambil untuk lari masuk ke saluran yang ada di depannya (sekolah) Al Hikmah untuk menuju (sungai) Kebon Agung dilempar ke Kali Surabaya,” katanya.

Eri menegaskan percepatan pembangunan di simpul Taman Pelangi menjadi prioritas Pemkot Surabaya untuk menyelesaikan persoalan kemacetan kronis di wilayah Surabaya selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *