Scrol ke Bawah
Example 120x600
Example 120x600
Cakrawala BirokrasiCakrawala NewsCakrawala PendidikanCakrawala SurabayaHeadline

Sinergi Pemkot Surabaya dan Perguruan Tinggi Targetkan Penurunan Pengangguran di Tahun 2026

×

Sinergi Pemkot Surabaya dan Perguruan Tinggi Targetkan Penurunan Pengangguran di Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala BRIDA Surabaya, Agus Imam Sonhaji.
Kepala BRIDA Surabaya, Agus Imam Sonhaji.

Cakrawalanews.co Pemerintah Kota Surabaya secara resmi menggandeng berbagai perguruan tinggi untuk merumuskan strategi jitu dalam menekan tingkat pengangguran terbuka sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari implementasi konsep pentahelix guna mewujudkan visi Surabaya 2025–2029 sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan.

Sponsor

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, menegaskan bahwa peran akademisi sangat strategis dalam menjawab tantangan pembangunan ekonomi ke depan, terutama dalam mendukung target nasional mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Menarik Dibaca:  Aksi Humanis TNI Bangkitkan Keceriaan Siswa SD Negeri 06 Kota Lintang Usai Banjir

Dalam kajian bersama Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID) dan Badan Pusat Statistik (BPS), teridentifikasi bahwa tantangan ekonomi Surabaya tidaklah tunggal.

Selain angka pengangguran, optimalisasi ekonomi level mikro di wilayah perkampungan menjadi fokus utama agar dapat berkembang lebih pesat. Hal ini sejalan dengan ambisi besar pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Data capaian pembangunan menunjukkan tren positif yang menjadi modal kuat bagi Surabaya. Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya pada 2025 telah mencapai angka 85,65, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 3,56 persen.

Menarik Dibaca:  Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Masih Tinggi, Status Siaga Tetap Dipertahankan

Tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan secara konsisten hingga menyentuh angka 4,84 persen pada tahun 2025, yang dibarengi dengan peningkatan nilai investasi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil di angka 5,76 persen.

Memasuki tahun 2026, Pemkot Surabaya telah menetapkan target makro yang lebih optimis, termasuk menurunkan tingkat pengangguran hingga 4,47 persen dan mendorong pertumbuhan ekonomi ke angka 5,80 persen.

Strategi utama yang disiapkan mencakup penguatan sinergi sumber daya manusia dan inkubasi bisnis. Dalam skema ini, perguruan tinggi berperan sebagai pembina kualitas SDM kreatif, khususnya bagi generasi Z, sementara pemerintah kota menyediakan ekosistem pendukung melalui pelatihan, akses pembiayaan, serta infrastruktur ekonomi kreatif yang memadai.( wa/at)

Menarik Dibaca:  Khofifah Dorong Penguatan Ekosistem K3 Kolaboratif demi Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Timur
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600