Politisi PKB ini mengaku dirinya tak apriori dengan usulan itu. Namun, ia mempertanyakan, kenapa usulan itu disampaikan menjelang masa jabatan Gubernur Jatim berakhir.
“Mudah-mudahan gak ada kepentingan apapun, murni untuk kepentingan Surabaya dan Jawa Timur,” tuturnya
Ia menerangkan, dalam pansus yaang membahas perubahan nama jalan nantinya akan melibatkan para pakar dan tokoh masyarakat.
Masduki mengakui, perubahan nama jalan berdampak pada perubahan dokumen kependudukan dan lainnya. Namun, ia menyampaikan, berdasarkan pengalaman, perubahan administrasi tersebut akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Seluruhnya akan ditanggung pemerintah daerah. Hanya kendalanya kadang masyarakat enggan mengurusnya, sebab menyita waktu,” ujarnya.












