“Sebentar lagi, kita juga akan memasuki panen masa tanam 1 yang masih diiringi dengan musim hujan. Ini harus segera dipersiapkan okupansinya supaya pasca panen dapat berjalan dengan baik terutama tahap pengeringan gabah, sehingga nilai jual tetap tinggi dan NTP stabil,” ucapnya.
Kata anggota Komisi B DPRD Jatim ini, Fraksi PDIP meminta beberapa hal untuk dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jatim dalam menjaga NTP petani ini agar tetap terjaga dan bisa naik lagi.
Yakni stabilisasi harga, dimana pemerintah dapat menetapkan harga minimum untuk produk pertanian, sehingga petani dapat menjual hasil panennya dengan harga yang stabil dan menguntungkan.
Kemudian lanjut Wiwin, juga program diversifikasi pertanian, pengelolaham hasil pertanian untuk mengolah hasil panennya menjadi produk yang lebih bernilai, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. Serta pemasaran hasil pertanian, dimana Pemerintah dapat membantu petani memasarkan hasil panennya dengan lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan harga jual.
“Juga ditopang program kedit pertanian dimana Pemerintah dapat menyediakan kredit yang mudah dan terjangkau bagi petani untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola usaha pertanian,” jelasnya.



