“APBD Jawa Timur telah disahkan dengan pendapatan daerah sebesar Rp26,3 triliun dan belanja daerah sebesar Rp27,2 triliun harus dapat diwujudkan dengan efektif dan efisien,” ungkapnya.
Pihaknya akan terus mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami juga akan terus berdialog dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk menyerap aspirasi, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan,” katanya.












