Cakrawalanews.co- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa generasi muda merupakan pilar utama dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas, sehingga regenerasi petani menjadi prioritas yang terus dipupuk oleh Kementerian Pertanian.
Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), pemerintah telah menjalankan program strategis bertajuk Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS).
Program yang bekerja sama dengan IFAD ini dirancang khusus untuk mencetak wirausahawan muda pedesaan serta tenaga kerja yang kompeten di sektor pertanian.
Setelah diimplementasikan sejak tahun 2019, Program YESS kini memasuki fase keberlanjutan yang ditandai dengan serah terima hasil dan capaian program pada pertengahan Desember ini.
Selama masa pelaksanaannya, inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 300 ribu pemuda di 19 kabupaten yang tersebar di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.
Program ini bersifat inklusif karena turut merangkul kelompok perempuan, penyandang disabilitas, hingga masyarakat adat guna memperkuat ekonomi desa melalui modernisasi pertanian dari hulu ke hilir.
Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa meskipun fase implementasi tertentu telah berakhir, tugas pemerintah dan pemangku kepentingan justru semakin besar untuk memperluas jangkauan layanan bagi pemuda di wilayah lain.
Capaian dan praktik baik dari Program YESS kini telah diserahkan kepada Kementerian PPN/Bappenas sebagai fondasi kebijakan di masa depan. Sebagai bagian dari penguatan regulasi, pemerintah juga telah menyusun naskah kebijakan mengenai regenerasi petani untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Langkah nyata dalam mendukung transformasi ini juga ditunjukkan dengan pemberian bantuan alat mesin pertanian berupa traktor kepada perwakilan Brigade Pangan.
Direktur Program YESS, Muhammad Amin, menyatakan bahwa seluruh nilai positif dan pembelajaran yang didapat selama program berlangsung akan terus dijaga sebagai aset berharga.
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan petani muda tetap menjadi lokomotif utama dalam menggerakkan roda perekonomian pedesaan secara konsisten.( wa/ar)



