Pelaksanaan penimbangan serentak balita setiap enam bulan sekali.
Pemanfaatan alat antropometri berstandar di seluruh Posyandu.
Pemberian makanan tambahan bergizi yang berbasis pada pangan lokal.
Intervensi gizi pada remaja putri melalui pemberian tablet tambah darah (TTD).
Edukasi dan pendampingan intensif bagi calon pengantin.












