“Kalau manusia ada dokter forensiknya, sama halnya di dunia IT ada forensiknya,” terang Antiek.
Ditanya apakah ada kerjasama dengan negara Kroasia seusai acara, Antiek menegaskan bahwa pemkot untuk sementara menjajaki expert dan ilmu yang dimiliki mereka untuk dibagikan kepada masyarakat surabaya.
“Kami berharap, ilmu yang sudah diberikan mampu diserap dengan baik oleh warga Surabaya,” pungkasnya.
Sementara itu dlam sambutannya di acara seminar tersebut, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan bahwa, Ke depan, langkah konkret yang dilakukan pemkot yakni mengadakan seminar-seminar kecil.












