
Surabaya, cakrawalanews.co – Fraksi Partai Golkar meminta Pemerintah Kota Surabaya, untuk tidak membuka spa dan panti pijat terlebih dahulu karena dinilai susah menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya Arif Fathoni, mengatakan sesuai arahan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur kepada Fraksi Golkar yang daerahnya akan menerapkan normal baru agar memberikan masukan kepada pemerintah selaku mitra agar tidak membuka tempat yang rawan penularan COVID-19.
“Apalagi tempat itu tidak berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan berpotensi menjadi sumber penularan baru,” kata anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Surabaya ini Senin, (15/06/2020).












