Marak aksi gangster dengan pelaku pelajar, Reni Astuti : Disayang dulu, kalau gak iso yo dihukum jika buat onar

oleh -192 Dilihat

Surabaya, cakrawalanews.co – Maraknya aksi gangster yang membuat resah warga kota Pahlawan belakangan ini membuat geram banyak pihak.

Aksi gangster yang memamerkan senjata tajam di jalanan terekam kamera video dan beredar ditengah masyarakat.

Bahkan terbaru, razia yang dilakuka oleh pemkot bersama TNI Polri juga berhasil mengamankan anak-anak muda yang kedapatan membawa senjata tajam saat keluar malam.

Atas aksi gangster yang meresahkan warga tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti pun angkat bicara perihal mengemukanya isu tersebut, Minggu (04/12/2022).

“Saya pun menerima pengaduan masyarakat perihal itu ya, jadi ada kekhawatiran ketika keluar malam hari,” beber Reni saat dihubungi awak media melalui telepon.

Sebagai tindak lanjut, Pimpinan Dewan itu juga berkomunikasi dengan Walikota dan Kapolrestabes Surabaya.

“Prinsipnya, Pemerintah Kota bersama Polrestabes terus berupaya untuk menjadikan Surabaya ini kota yang tertib dan aman, operasi gabungan dari unsur Pemkot, TNI/Polri, Ormas tadi malam juga mulai dilakukan,” ungkapnya menenangkan.

Menurut tokoh perempuan Surabaya itu, sebagai solusi berkelanjutan maka penanganan hulu dan hilirnya harus tepat. Harus ada upaya mendalami apa motif pelaku, problem sosial harus dicermati. Langkah preventif dan edukasi perlu dilakukan selain pendekatan hukum bila dirasa meresahkan dan membuat onar.

“Disayang dulu, kalau gak iso yo dihukum jika buat onar. Agar kejadian tidak muncul tenggelam, maka harus diketahui betul penanganan secara hulu dan hilir. Jadi anak-anak yang sudah dirazia itu sekolah di mana, bagaimana latar belakang keluarganya lalu motivasinya apa,” lanjutnya.

Reni juga mendorong Pemkot terus beri perhatian pendidikan dan kesejahteraan kepada warga rentan problem sosial. Penguatan peran keluarga juga harus jadi perhatian.

“Jangan sampai pelaku dan keluarganya belum tersentuh program pendidikan, sosial dan kesejahteraan dari pemerintah kota. Lurah dan Camat harus mengenali bab ini, dan segera ambil langkah,” tegas Reni.

Bagi legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, partisipasi masyarakat juga menjadi elemen penting untuk kerja sama menciptakan suasana kondusif.

“Kita juga mendorong pelibatan masyarakat secara aktif, lapor kejadian ke Call Center 112 dan untuk penanganan hindari bentrok fisik sesama warga, percayakan pada petugas kepolisian, TNI dan aparat pemkot,” pungkasnya.

Pimpinan dewan ini optimis, dengan kebersamaan seluruh pihak dan didukung oleh gotong royong masyarakat maka Surabaya optimis bangkit menjadi kota maju aman dan nyaman.

“Kita bersama Jogo bareng Suroboyo, dengan itu maka kita optimis bahwa Surabaya akan lebih tertib. aman dan nyaman.”tutupnya.