cakrawalanews.co
Advertorial Cakrawala Bisnis Headline Indeks

Komisi B Pantau Harga Kebutuhan Pokok Saat Ramadhan

Surabaya, cakrawalanews.co – Melonjaknya harga kebutuhan pokok memasuki bulan puasa ini, dikhawatirkan menyebabkan kepanikan masyarakat sehingga perlu adanya langkah preventif.

Penyebab kenaikan harga tersebut selain dikarenakannya faktor tradisi, melonjaknya harga komoditi pangan tersebut disinyalir telah terjadi permainan harga dari para tengkulak.

Terkait kondisi tersebut DPRD Kota Surabaya melalui Komisi B yang membidangi Perekonomian bakal terus memantau dan mengawasi pergerakan harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadhan hingga jelang hari raya mendatang.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Edi rachmat menyampaikan, bahwa pihaknya bakal terus memonitor pergerakan harga kebutuhan pokok dengan melakukan sidak di pasar-pasar tradisional.

” Kami akan terus pantau kenaikan harga dipasar-pasar tradisional yang bakal kami sidak minggu-minggu ini, ya setidaknya ada tiga pasar tradisional yang bakal kami sidak” ujarnya saat ditemui di ruang komisi B DPRD Surabaya senin (06/06).

Menurutnya, kenaikan harga ini harus terus dimonitor lantaran jika terjadi sewaktu-waktu bisa berakibat adanya kepanikan masyarakat.

“Ini memang harus di pantau terus, jika tidak tiba-tiba ada kenaikan dan tidak ada kesiapan pasti bakal terjadi kepanikan ditengah masyarakat, ini yang kami khawatirkan ” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Edi, bahwa langkah yang efisien adalah operasi pasar untuk menekan harga-harga yang tengah melonjak karena ada permainan harga yang dilakukan oleh oknum-oknum pedagang yang ingin meraup untung yang lebih tinggi.

” Langkah yang paling efisien adalah operasi pasar, ini berguna untuk menekan harga yang tengah melonjak yang dimungkinkan karena adanya permainan harga dari para oknum-oknum pedagang nakal” imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah juga telah melakukan upaya-upaya yang cukup signifikan dengan melakukan pengendalian harga.

“Sebetulnya pemerintah sudah melakukan antisipasi, dan harga tidak naik terlalu tinggi, termasuk kelangkahan daging,Jadi seharusnya para pedagang sudah tidak lagi beralasan menaikan harga,” paparnya.(adv/cn03)