Cakrawalanews.co – Potongan rambut bob bukanlah sekadar tren semata, melainkan cerminan dari perubahan sosial yang signifikan. Muncul pada era 1920-an, atau yang sering disebut sebagai era Flapper, bob menjadi simbol pemberontakan kaum perempuan terhadap norma-norma kecantikan tradisional.
Pasca Perang Dunia I, perempuan mulai menuntut kesetaraan gender. Mereka ingin keluar dari peran domestik dan mengejar karier serta kebebasan pribadi. Rambut panjang yang selama ini dianggap sebagai simbol feminitas dan kesopanan, mulai ditinggalkan. Potongan bob yang praktis dan modern menjadi representasi dari semangat baru ini. Para perempuan Flapper dengan rambut bobnya menjadi ikon kemandirian dan kebebasan.
Simbol Pemberontakan: Memotong Ikatan Tradisi












