cakrawalanews.co – Awan, benda langit yang begitu dekat dengan kehidupan kita, seringkali hanya kita pandang sebagai hiasan langit. Padahal, di balik keindahannya, awan menyimpan berbagai informasi tentang cuaca dan iklim. Awan terbentuk dari kumpulan tetesan air atau kristal es yang menggantung di atmosfer. Berdasarkan bentuk, ketinggian, dan proses terbentuknya, awan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut adalah 5 jenis awan yang umum kita temui beserta karakteristiknya:
1. Awan Cirrus
Awan cirrus adalah jenis awan tinggi yang terdiri dari kristal-kristal es tipis dan halus. Bentuknya seperti serat rambut atau bulu ayam yang terpisah-pisah. Awan cirrus biasanya berwarna putih dan tipis sehingga cahaya matahari masih dapat menembusnya. Kehadiran awan cirrus seringkali menjadi pertanda akan datangnya perubahan cuaca.
2. Awan Cumulus
Awan cumulus mudah dikenali karena bentuknya yang seperti kapas atau gumpalan-gumpalan putih. Awan ini terbentuk akibat adanya arus udara yang naik dan membawa uap air ke atas. Awan cumulus biasanya terbentuk pada siang hari dan seringkali menjulang tinggi ke atas. Awan cumulus yang tumbuh sangat tinggi dan gelap disebut cumulonimbus, yang seringkali menjadi pertanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.












