Cakrawalanews.co – Seringkali, istilah “bediding” dan “embun beku” digunakan secara bergantian untuk menggambarkan fenomena udara dingin yang terjadi di awal musim kemarau. Namun, kedua fenomena ini memiliki perbedaan yang mendasar, baik dalam penyebab, karakteristik, maupun dampaknya.
Bediding merupakan fenomena penurunan suhu udara yang signifikan akibat hembusan angin dingin dan kering dari Australia. Fenomena ini umumnya terjadi di wilayah dataran rendah di Indonesia, seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Bediding ditandai dengan udara dingin yang menusuk di malam dan pagi hari, namun suhu udara pada siang hari bisa kembali panas.












